image top
Bahan Bakar Minyak

Bahan bakar minyak adalah suatu senyawa organik yang dibutuhkan dalam suatu pembakaran untuk mendapatkan energi / tenaga. Bahan bakar minyak ini merupakan hasil dari proses destilasi minyak bumi (crude oil) menjadi fraksi-fraksi yang diinginkan.

Premium

Premium memiliki angka oktan (RON) minimal 88, diperuntukan sebagai bahan bakar mesin bensin. Premium sudah diproduksi tidak mengandung timbal/Pb/TEL (Tetra Ethyl) dan tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Premium merupakan produk bahan bakar yang saat ini dibutuhkan oleh kebanyakan kendaraan bermotor mesin bensin.

NO KARAKTERISTIK SATUAN BATASAN METOE UJI
TANPA TIMBAL BERTIMBAL
MINIMAL MAKSIMAL MINIMAL MAKSIMAL ASTM LAIN
1 Bilangan Oktana              
  Angka Oktana Riset (RON) RON 88.0 - 88.0 - D 2699-86  
  Angka Oktana Motor (MON)   dilaporkan dilaporkan D 2700-86  
2 Stabilitas Oksida (Periode Induksi) menit 360.0 - 360.0 - D 525-99  
3 Kandungan Sulfur % m/m - 0.051) - 0.051) D 2622-98  
4 Kandungan Timbal (Pb) gr/l - .013 - 0,3 D 3237-97  
5 Distilasi :              
  10% Vol Penguapan °C - 74.0 - 74.0    
  50% Vol Penguapan °C 88.0 125.0 88.0 125.0    
  90% Vol Penguapan °C - 180.0 - 180.0    
  Titik didih akhir °C - 215.0 - 205.0    
  Residu % Vol - 2.0 - 2.0    
6 Kandungan Oksigen % m/m - 2.72) - 2.72) D 4815-94a  
7 Washed Gum mg/100ml - 5.0 - 5.0 D 381-99  
8 Tekanan Uap kPa - 62.0 - 62.0 D 5191/D  
9 Berat Jenis pada suhu 15°C kg/m3 715.0 780.0 715.0 780.0 323  
10 Korosi bilah tembaga menit Kelas 1 Kelas 2 D 4052/ D 1298  
11 Uji Doctor   Negatif Negatif D 130-94 IP 30
12 Sulfur Mercaptan % massa - .002 - .002    
13 Penampilan Visual   Jernih & Terang Jernih & Terang D 3227  
14 Warna   Merah Merah    
15 Kandungan Pewarna Gr/100 l .13 .13    
16 Bau   Dapat dipasarkan Dapat dipasarkan    
CATATAN KAKI :
Catatan 1. Batasan 0.05% setara dengan 500ppm
Catatan 2. Bila digunakan oksigenat, jenis ether lebih disukai. Pengguna etanol diperbolehkan sampai dengan maksimum 10% volum
(sesuai ASTM)
Alkohol berkarbon lebih tinggi (C > 2) dibatasi maksilam 0.1% volum. Pengguna metanol tidak diperbolehkan

Solar

Minyak solar adalah bahan bakar jenis distilat yang digunakan untuk mesin diesel dengan sistem pembakaran “Compression Ignition” (pada mesin diesel, udara yang dikompresi menimbulkan tekanan dan panas yang tinggi sehingga dapat membakar solar yang disemprotkan oleh injector). Kualitas bakar solar ditunjukan dengan angka cetan (cetane number), makin tinggi cetane number menunjukan minyak solar tersebuk makin mudah terbakar, makin rendar cetane number menunjukan makin lambat terbakar.Pengguna minyak solar pada umumnya adalah untuk bahan bakar pada semua jenis mesin diesel dengan putaran tinggi (diatas 1.000 RPM), yang juga dapat dipergunakan sebagai bahan bakar pada pembakaran langsung dalam dapur-dapur industri. Minyak solar ini sering disbut juga Gas Oil, Automotive Diesel Oil atau High Speed Diesel.

NO KARAKTERISTIK SATUAN BATASAN METOE UJI
MINIMAL MAKSIMAL ASTM IP
1 Bilangan Cetana          
  Angka Setana atau - 48.0 - D 613-95  
  Indeks Setana - 45.0 - D 4737-96a  
2 Berat Jenis pada 15- Kg/m3 815.0 870.0 D 1298 / D 4052-96  
3 Viscositas (pada suhu 40°C) mm2/sec 2.0 5.00 D 445-97  
4 Kandungan Sulfur % m/m - 0.35 1) D 2622-98  
5 Distilasi          
  Temp 95 °C - 370.0    
6 Titik Nyala °C 60.0 - D 93-99c  
7 Titik Tuang °C - 18.0 D 97  
8 Residu Karbon % m/m - 0.1 D 4530-93  
9 Kandungan Air mg/kg - 500.0 D 1744-92  
10 Biological Growth - Nihil    
11 Kandungan FAME %v/v - 10.0    
12 Kandungan Metanol dan Etanol %v/v Tidak Terditeksi D 4815  
13 Korosi Lempeng Tembaga merit - Kelas 1 D 130-94  
14 Kandungan Abu %v/v - 0.01 D 482-95  
15 Kandungan Sendimen % m/m - 0.01 D 473  
16 Bilangan Asam Kuat mg KOH/g - 0 D 664  
17 Bilangan Asam Total mg KOH/g - 0.6 D 664  
18 Partikulat mg/l - - D 2276-99  
19 Penampilan Visual   Jernih & Terang    
20 Warna No. ASTM   3.0 D 1500  
CATATAN KAKI :
Catatan 1. Batasan 0.35% m/m setara dengan 3500 ppm